Saturday, June 16, 2012

Pedang Paling Tajam di Dunia

Pedang paling tajam di dunia?? Pedang apa ya?? Lalu, siapakah pembuatnya??
Apakah pedang milik Syaidina Ali yang terkenal itu?? Bukan, bukan itu jawabannya. Bukan itu yang akan saya bahas kali ini.

Beberapa menit yang lalu, hati saya sedikit sakit dengan perkataan seorang teman yang walaupun tidak kasar tapi bermaksud menghina. Yang jadi bahasan kali ini, bukan si teman saya ini, tapi tentang menjaga lisan, lebih tepatnya bahaya lisan.

Yah, pencipta pedang paling tajam di dunia itu tidak lain dan tidak bukan adalah Allah SWT. Lidah, atau juga kita sebut dengan lisan. Lisan seseorang memang mampu membuat orang lain bahagia karena tutur kata yang lembut dan sopan. Akan tetapi, tak jarang pula orang lain merasa sakit hati, dihina, diremehkan, bahkan marah karena lisan seseorang juga.

Saya pernah mendengar seorang guru berkata seperti ini, "Luka fisik mungkin bisa hilang karena diobati, tapi kalau luka karena sakit hati, akan membekas selama-lamanya." Oleh karena itu sahabat, pandai-pandailah menjaga lisan. Berpikirlah dua kali sebelum berucap agar tidak sampai ada hati yang tersakiti. Hubungan dengan manusia itu juga penting. Ingat, Allah tidak akan memaafkan seseorang yang berbuat salah kepada orang lain sebelum dia meminta maaf.


Biasanya, seseorang sering kelepasan bicara saat bercanda. Jika sudah bercanda, seseorang bisa lupa yang ini perkataan yang menyinggung dan yang ini bukan. Nah,maka dari itu, kita harus benar-benar pandai menjaga lisan. Dalam kondisi dan situasi apapun. Jika tanpa sadar telah menyinggung dan menyakiti orang lain, cepat-cepatlah beristighfar dan minta maaf.

Mungkin sebagian dari anda berpikir bahwa bahasan ini sudah umum. Tapi, semoga bermanfaat :)

Allah hu a'lam bi syawab...

(S)_asa*when.I'm.sick


Friday, June 15, 2012

Jatuh?? Ayo Bangkit !!!

Kita hidup di dunia ini untuk menjalani ujian. Untuk apa?? Untuk menemui kebahagiaan yang abadi di Surga nanti. Untuk bertemu dengan Rabb kita. Selama hidup di dunia ini, kita pasti mengalami berbagai macam hal. Senang, bangga, terharu, terpuruk atau jatuh, dihina, menghina, terkenal bahkan dikucilkan.

Kalau saya mengibaratkan, hidup ini seperti roda sepeda orange yang saya kayuh setiap pagi ke sekolah. Kadang kita di atas, kadang di bawah. Selalu berputar-putar. Kadang kita senang tapi kadang sedih. Kadang kita dipuja dan dipuji tabi karena suatu hal tiba-tiba saja kita jadi dihina dan dikucilkan. Kadang kita terbang diatas kebahagiaan tapi tiba-tiba kita jatuh terpuruk. Lalu, apa yang yang akan kita lakukan ketika kita jatuh? Jawabannya hanya 1, bankitlah!!!

Setiap manusia pasti pernah jatuh. PASTI. Dan seperti yang kita tahu, jatuh itu pasti sakit. Tapi tinggal bagaimana cara kita menyikapinya saja. Akan terasa sangat sakit jika kita teru berlarut-larut dalam keterpurukan. Tapi kejatuhan, akan mendewasakan kita, jika kita menyikapinya dengan bijak. Sedih? bolehlah, tapi 1 hari saja. Besok, kita sudah harus mencari cara, jalan dan solusi untuk masalah yang telah membuat kita jatuh. Sulit?? Memang. Berjuang ke arah kebaikan kan memang sulit. Tapi kita harus meneguhkan hati kita, membulatkat tekat untuk bangkit. Jangan takut gagal. Kegagalan dalam keterpurukan?? itu mungkin terjadi. Tapi kalau kita sudah berikhtiar dengan usaha dan doa serta keikhlasan dan kesabaran dalam menerima cobaan dari Allah SWT, Insyaallah we'll find the way.

Allah akan menolong hamba-hamba.NYA yang senantiasa berada di jalan kebajikan. Semoga kita menjadi salah satu diantaranya.. Amin...

(S)_asa*dalam.keterpurukan

Thursday, June 14, 2012

Cantiq :)

Semua orang yang mendengar kata di atas pasti punya argumen masing-masing. Cantik itu modis, cantik itu sexy, cantik itu pakai make up ber-merk terkenal. Tapi, apa iya...?????
Let's watch this one :)



















Lihat dua gambar di atas (maaf bukan gambar asli, takut ada yang protes ntar. Hehehe :D )
Dua-duanya cantik bukan?? Tapi, walaupun baru lihat pasti udah tau bedanya. Yap, yang kiri bisa beli kain, yang kanan nggak bisa beli kain, jadi kekurangan. Ups, salah ya @_@ Heeehee, bercanda kok. Perbedaannya adalah, yang satu berhijab dan yang satunya lagi tidak. As a moslem, kita pasti bisa menilai mana yang pantas buat ditiru.

Sobat Akhwat, kita tahu semua perempuan di dunia ini pasti mau dibilang cantik. Hayo.. siapa yang nggak mau harap angkat tangan :D
Tapi apa sih cantik itu sebenernya?? Apa harus modis dan mempertontonkan aurat? Apa harus menor kayak dakocan?? Nggak banet deh..
Cantik itu hati yang bersih. Inner beauty itu penting. Jauh lebih penting dari outer beauty. Ingat, tampang anggun tapi kalau hatinya sebusuk bangkai, NGGAK ada GUNAnya.

Sebagai hamba Allah SWT kita harus senantiasa menjaga hati. Hati yang bersih itu kunci utama menjadi akhwat yang cantik. Setelah itu kita harus bisa menjaga aurat. Caranya dengan memakai Jilbab atau Hijab. Jilbab yang benar adalah Jilbab yang menutupi dada ataupun sampai perut. Allah SWT telah berfirman tentang hal itu dalam surat AL- Ahzab (ayat berapa ya? aduh lupa, ntar aq cek lagi deh. hehe maaf ya :D )
Jangan karena ikut-ikutan mode, kita pakai Jilbab yang awut-awutan. Cantik sih, tapi itu menurut manusia, kalo menurut Allah...????

Muslimah yang cantik itu, muslimah yang senantiasa menjadikan dzikir sebagai penghias bibirnya. Menjaga pandangan agar matanya selalu terlihat indah. Menjadikan air wudlu sebagai penghias wajahnya. Dan hijab sebagai pelindung perhiasan indahnya.

Ingat sobat, outer beauty emang penting, tapi itu cukup dengan terlihat rapi dan bersih. Tenang aja, dengan bersikap baik, berdzikir, menjaga aurat, dan amal baik lainnya. InsyaAllah kita akan terlihat anggun dan cantik dengan sendirinya. Coba deh.. :)

Allah hu a'lam bi syawab..

(S)_asa*sore.yg.indah..