Bermula hampir 14 tahun yang lalu
awal kita mengenakan seragam hijau putih. Di sebuah madrasah ibtidaiyah Allah
mempertemukan kita. Anak-anak kecil yang masih ingusan berlari ke sana ke mari
di sebuah kelas di ujung bangunan sekolah itu. Mulanya hanya 21 anak, tapi
nantinya berakhir dengan 29 orang setelah ada yang pergi dan datang. Tidak
terasa sudah satu dekade lebih ya J
Hari itu aku masih ingat, Ibu
Guru menyuruh kita memperkenalkan diri satu per satu. Ada yang malu-malu,
antusias, sampai tidak tahu malu pun ada. Waktu berjalan, kita tumbuh menjadi
anak-anak yang ceria. 1 teman kita keluar, kemudian ada pula yang masuk. Meski
banyak wajah baru, kita tetap bisa kompak kan?
Sampai saat ini aku masih bisa
mengingat semua wajah polos kanak-kanak kalian. Bukan hanya itu, aku masih
menyimpan semua memori indah kita. Masa kanak-kanak kita tidak terlepas dari
hal-hal seperti bermain, prestasi, persaingan, permusuhan, bahkan cinta monyet.
Yang terakhir itu sedikit menyimpan banyak cerita ya, setuju kan? Indah. Ketika
aku menggali semuanya dalam-dalam, latar belakang dari imajinasiku itu adalah
musim gugur yang indah. Daun-daun berwarna jingga berguguran, dan kita sedang
berlarian memakai seragam olahraga hijau kuning di sana. Latar belakang
imajinasiku berubah menjadi musim hujan yang menyenangkan ketika aku
membayangkan kita tengah bermain kasti di lapangan, tanpa alas kaki di tengah
keceriaan air hujan.
Hari ini, bertahun-tahun setelah
hari itu, kita telah tumbuh menjadi remaja dengan dunia indah masing-masing. Di
usia yang hampir menginjak angka 20 ini Allah mempertemukan kita lagi, walaupun
tidak semua, tapi itu cukup untuk memuculkan semua kenangan indah itu. Aku
mencintai kalian karena Allah, teman.. Terimakasih telah hadir di salah satu
fase terindah dalam hidupku J
