Monday, February 3, 2014

Dandelion Seeds

Aku merindukan saat kaki-kaki kecil kita berlarian, berkejaran di sebuah tanah lapang dekat rumah kita. Kita senang meniup bunga berwarna putih dengan untaian benih putih seperti kapas.Sekarang aku baru menyadari, bunga itu mirip dengan bunga Dandelion ya kawan? Cantik sekali. Tidak ada yang melarang jika saat ini aku juga menyebut bunga itu Dandelion.

Kita selalu lupa waktu, ketika senja menyapa kota kecil ini barulah kita ingat untuk pulang. Resah membayangkan bagaimana wajah Ibu yang kesal karena anaknya seharian lupa pulang dan lupa makan. Tapi kita terus saja mengulanginya, terus saja pergi bermain keesokan harinya, terus saja meniup tangkai-tangkai dandelion, terus saja pulang saat senja menyapa.Hhh, aku benar-benar merindukan tangkai-tangkai Dandelion itu.


-Dandelion seeds (Sy)-

No comments:

Post a Comment