Sahabat, tau nggak sih kalo Nabi Ibrahim itu pandai banget berdebat. Berdebatnya nggak main-main lho, langsung sama raja, raja Namrud yang killer abis itu lho. Udah tau critanya kan?
Nah biar kamu-kamu bisa pinter debat kayak NabiAllah Ibrahim, tentunya debat dalam hal positif. Ada beberapa tips yang mungkin bisa berguna buat kamu.
Here we go J
1. Idealisme yang kuat. Jangan berdebat hanya untuk adu kekuatan urat leher. Kamu harus punya idealisme kebenaran. Sesuai anjuran Rasulullah SAW, sampaikan yang benar walaupun terasa pahit. Ingat, asalkan membela agama Allah, kamu takkan pernah kalah ^_^. Walaupun manusia memandang kita kalah, sesungguhnya Allah menilai kita sebagai pemenang sejati. Tegakkan iman, kuatkan mental, pertebal pengetahuan. Setelah itu, majulah ke gelanggang! (hore :D)
2. Boleh kritis, tapi harus cerdas. Contohnya nih, ada orang hobinya mengkritik kanan-kiri. Pokoknya semua salah, kecuali dirinya. Beginilah orang yang punya semangat debat tinggi tapi rendah ilmu.
3. Harus ada solusi. Debat bukanlah arena mengalahkan orang lain, apalagi menghinanya. Debat digunakan untuk meluruskan kesalahan, mencari kenaran hakiki. Jadi, mesti ada solusi dari perilaku keliru yang kamu debat. Jika ingin mendebat soal kenakalan remaja, jangan pamerkan dosa-dosa mereka. Tawarkan solusi buat menyalurkan energi muda, tentu saja melalui kegiatan positif.
4. Akhlak tetap jempolan. Berdebat boleh, emosi jangan. Kepala tetap dingin, hati tetap sejuk agar kata-kata yang keluar santun bijaksana. Kamu perlu menggarisbawahi hal ini. Mentang-mentang muda, jangan berdebat semaumu. Mulut sampai berbusa-busa, mata merah melotot, kata-kata berloncatan tak nyaman di telinga. Berdebat dengan kasar, mana bisa membuat hati orang terbuka menerima kebenaran?
Mulutmu harimaumu yang akan merengkahkan kepalamu—itu pesan leluhur kita. Artinya, salah omong bukannya membuka kebenaran, tapi menambah musuh. Jadi, jaga lisanmu saat ingin menyampaikan sesuatu J /(S)_asa*dikutip dari Tafsir Gaul Menurut Al Qur’an.
No comments:
Post a Comment