Saturday, December 22, 2012

Dalam Ketidaksempurnaan Kau Besarkan Aku dengan Cara yang Sempurna

18 tahun sudah aku bisa menikmati hangatnya matahari pagi,
dan itu semua bisa terjadi karenamu
Semuanya indah, meski terkadang aku tidak bisa merasa apa yang temanku rasa
Tapi aku bahagia, aku sangat bahagia Ibu...

Tidak pernah sekalipun kau berkata putrimu ini cantik,
tidak pernah sekalipun kau mengatakan bahwa pakaian ini cantik jika kukenakan
Tidak pernah ibu....
Allah memang tidak mengizinkanmu untuk bisa mengatakan itu,
Tapi lagi-lagi aku sangat bahagia..

Aku tidak pernah kau antar ke sekolah untuk menuntut ilmu,
aku pun tidak pernah kau antar ke TPA untuk belajar mengaji
Tapi aku memang tidak pernah menuntut itu,
karena aku sudah bahagia..


Pernah terselip rasa iri di hati,
ketika kulihat seorang anak pergi bersama Ibunya,
ketika kulihat mereka diantar ke sekolah oleh Ibu atau ayahnya,
atau, ketika kulihat seorang Ibu memilih sebuah baju yang indah untuk anaknya
Tapi tenang saja Ibu, aku selalu berusaha menepis itu semua,
lalu aku mengundang rasa syukur untuk mendamaikan hatiku


Meski aku tak pernah mendapat itu semua, aku tetap bahagia,
aku selalu bahagia..
Karena kau telah mengajarkanku makna sebuah kesederhanaan,
kau mengajarkanku bagaimana menjadi wanita yang kuat dan tangguh
kau juga ajarkanku tentang dunia yang tak terumuskan ini
Ibu pernah berkata...

"kejujuran adalah mata uang yang berlaku di seluruh negara di dunia."

Aku berusaha patuhi kata-katamu itu ibu..
Aku berjanji,

Jika mereka memandangmu sebelah mata,
ingin rasanya aku teriak, memukul mereka, menghujat mereka karena perbuatan kejih itu.
Tapi aku selalu mengingat ucapanmu untuk tidak membalas sebuah kejahatan dengan hal yang sama.
Namun, aku tetap berusaha membelamu dengan cara yang lain,
tak kan kubiarkan mereka menghinamu, atau bahkan ketika mereka hanya membicarakan keburukanmu
tapi Ibu tau, ada diantara mereka yang tidak mau menerima keberadaan Ibu,
dan aku belum bisa berbuat apa-apa, mafkan anakmu yang bodoh ini.. maaf..
kalau memang pada akhirnya aku tidak mampu membuat mereka menerimamu,
akan kuderakkan kakiku selangkah ke belakang, aku pergi..
dan aku tetap di sisimu dengan segala lara yang akan tercipta...

tapi,,
Terima kasih,
karena telah membesarkanku dengan cara yang sempurna,
mungkin orang lain tidak memandang demikian,
tapi itu sudah sempurna untukku, sangat sempurna bahkan,

dan maaf..
Jika hingga detik ini aku belum mampu memberimu sebuah kalung permata jeli,
aku belum mampu mengangkat derajatmu dihadapan mereka, maaf....
Tapi aku berusaha, Ibu,
aku selalu berusaha, percayalah....

Di hari Ibu ini aku berdoa,
semoga Allah memberiku kesempatan untuk dapat membuatmu tersenyum bangga dengan pencapaianku,
semoga Allah memudahkanku menaikkan derajatmu dihadapan-NYA dan mereka,

Anakmu sudah menjadi yang kuat dan tangguh
meski tak sekuat dan setangguh dirimu..
Terimakasih untuk semua pengorbanan yang kau lakukan untukku,
Aku mencintaimu Ibu, dengan segala kekurangan dan kelebihan yang kau miliki.....

*(S)_asa/happymother'sday/

Sunday, December 2, 2012

Mampukah kita membagi perhatian??

Kebanyakan dari kita mungkin sibuk menggencarkan jihad untuk membela saudara kita di Palestine, mulai dari hanya berbagi info melalui facebook, twitter dan tumblr. Hingga langsung action berperang langsung
di Palestine sana.

Tapi, tidakkah kita melihat bagaimana kondisi zamrud khatulistiwa kita saat ini. Sadarkah jika sebenarnya kita juga sedang dijajah?
Jika Palestine dijajah secara fisik, maka kita bisa dikatakan kita terjajah secara ekonomi, moral dan banyak aspek lagi.

Berapa besar angka kemiskinan?
Berapa banyak anak-anak yang mati karena busung lapar?
Berapa banyak remaja yang menggugurkan janin demi menutupi aib?
Pernahkah kita memikirkan hal-hal di atas?

Jika kita dihadapkan pada sebuah pertanyaan, "Lebih besar mana rasa peduli terhadap Palestine dan Indonesia?"
Bagaimana kita akan menjawab?
Di satu sisi Palestine adalah saudara seiman kita, dan di sisi yang lain Indonesia adalah saudara sebangsa kita.

Ibaratkan saja, kita mempunyai dua tangan kan? Berusahalah menggunakan tangan kanan untuk membantu Palestine dan tangan kiri untuk membantu Indonesia. Meskipun tidak bisa dalam waktu yang bersamaan, tapi berusahalah untuk tidak lupa membantu keduanya.

Palestine harus bangkit!!
Indonesia harus berubah!!

Bersemangatlah wahai saudaraku, bersemangatlah wahai para intelektual muda, bersemangatlah wahi para prajurit ALLAH.

-Syamsa Midar Laksmiasa-


Tuesday, November 20, 2012

JIKA TIDAK MEMULIAKAN,ABAIKAN SAJA..

Yang tampan wajahnya memang masih banyak..
Tapi yang tampan hatinya jumlahnya sudah terbatas.

Yang cantik parasnya juga masih banyak..
Tapi yang cantik budi pekertinya tidaklah seberapa.

Yang ingin mencintai juga banyak..
Tapi yang benar-benar ingin menyayangi tidaklah seberapa.

Yang suka memuji setinggi langit juga masih banyak..
Tapi yang benar-benar mau memuliakan tidaklah seberapa.

Yang hobbinya merayu-rayu juga tak kalah banyak..
Tapi yang tulus mau menasehati kebaikan tidaklah seberapa.

Yang hanya sekedar mengajak pacaran juga sangat-sangat banyak..

Tapi yang tulus mau menghalalkan sebuah hubungan dalam sebuah pernikahan,mereka masih enggan dengan berjuta-juta macam alasan.

Lalu intinya apa..??Jika ada seseorang yang datang dalam hidup kita dan hanya mau mempermainkan hati dan perasaan kita..

Satu-satunya jalan terbaik adalah "ABAIKAN SAJA".

Salam santun salam ukhuwah fillah..

#Muslimah Solehah

(S)_asa*still.killed

Sunday, November 18, 2012

Mesin Penenun Hujan

Merakit mesin penenun hujan

Hingga terjalin, terbentuk awan

Semua tentang kebalikan

Terlukis, tertulis, tergaris di wajahmu

Keputusan yang tak terputuskan

Ketika engkau telah tunjukkan

Semua tentang kebalikan

Kebalikan di antara kita

Kau sakiti aku, kau gerami aku,

Kau sakiti, gerami, kau benci aku

Tetapi esok nanti kau akan tersadar

Kau temukan seorang lain yang lebih baik

Dan aku kan hilang, ku kan jadi hujan

Tapi takkan lama, ku kan jadi awan

Merakit mesin penenun hujan

Ketika engkau telah tunjukkan

Semua tentang kebalikan

Kebalikan di antara kita

(S)_asa*killed

Saturday, November 3, 2012

Mimpi

Siang ini, sesorang berkata kepadaku "Kalian itu harus berani bermimpi, jangan takut untuk bermimpi. Mimpi itu kan gratis dan tidak merugikan negara lagi. Lalu kenapa harus takut bermimpi?"

Nah..nah, dari kata-kata seseorang diatas, mau aku jabarin nih. Hehe
Survei membuktikan, orang yang menulis mimpi-mimpinya dengan teratur atau terarah, otaknya atau lebih tepatnya alam bawah sadarnya akan mengarahkan dia, akan memfokuskan dia ke mimpi-mimpi tersebut. Secara tidak sadar kita akan berusaha keras dengan sendirinya, secara sadar juga gapapa, hehe :D

Mulai dari hal yang sederhana aja deh, buatlah life list atau dream book atau dengan nama yang lain, suka-suka ajalah di sebuah buku khusus. Tulis mulai dari mimpi karak dekat hingga yang bertahun-tahun ke depan. Ingat, mimpi yang dituliskan harus detail. Misalnya, semester ini ingin dapat IPK yang yang tinggi. Nah tingginya itu berapa, sebutkan. 3,5 kah? atau bahkan 4.

Tapi jangan lupa berdoa, ingat, usaha tanpa doa itu seperti rumah yang tidak berpondasi.

*(S)_asa.:)

Friday, November 2, 2012

-Semangat ya Para Pejuang Masa Depan-

Bagaimana kabar kalian di dunia perkuliahan? Subhanallah indah bukan dunia perkuliahan itu?
Sedikit share pengalaman pribadiku, di sini aku bertemu banyak orang hebat. Aku banyak belajar dari mereka. Belajar tentang kesabaran mereka, ketulusan hati mereka, kegigihan mereka dalam meraih mimpi dan semangat mereka yang tidak pernah padam. Subhanallah, indah sekali :)

Sekitar 1 minggu yang lalu, aku menonton sebuah film Thailand. Di akhir film tersebut ada sebuah pesan yang Subhanallah indah dan bisa kita jadikan contoh. Begini bunyinya, "Jangan patah semangat walau apapun yang terjadi. Jika kita menyerah, maka habislah sudah !!"
Ya, semangat. Itu satu hal yang penting. Tapi darimana kita bisa mendapatkan semangat itu? Ketika jauh dari orangtua dan tidak ada teman yang mau memberi dukungan, bagaimana agar kita tetap bisa bersemangat?

Semangat itu datangnya dari diri kita sendiri, dari hati kita. Ingatlah apa visi kita, kemuadian jadikan itu sebagai api pembakar semangat. Misalnya, "Di usia 25 tahun saya sudah harus bisa berangkat ke tanah suci bersama kedua orang tua." atau "Saya harus lulus dengan predikat cumlaude." Subhanallah, jadikanlah itu sebagai motivasi untuk membuat hari-hari kita penuh dengan semangat. Ucap itu sebagai sebuah doa setiap harinya. Yakin bahwa Allah akan memeluk mimpi-mimpi kita. Yakin bahwa kita bisa, kita luar biasa :)

Tidak ada alasan untuk tidak bersemangat hari ini...

*(S)_asa.in.fire

Sunday, October 21, 2012

Untuk Ibu












Ibu..
aku sudah di sini, di kampus biru kota pelajar
Aku berjuang menembus deraian air hujan yang mencoba menghalangi langkahku.
Belajar, bekerja bahkan mengajar aku lakukan agar aku dapat bertahan di kota ini untuk membuatmu bangga.
Jangan khawatir Ibu, anakmu di sini tetap mengingat Rabbnya, tidak pernah melalaikan perintah-Nya dan tetap berusaha berpegang teguh pada Dien-Nya
Doakan aku Ibu, agar aku mampu mengangkat derajatmu, agar aku mampu pulang dengan membawa hasil nyata yang buka sekedar angan
 
Ibu..

Rindu ini serasa tak terbendung lagi,
Ingin kaki ini melangkah pulang, tapi diri merasa belum pantas.
Semoga Allah selalu melindungimu Ibu,
Tunggu aku di awal waktu...

*(S)_asa^with_tears

Sunday, August 5, 2012

Ramadhan Kareem :)

Udah hari ke-17 bulan Ramadhan nih, Alhamdulillah ya :)
Selama Ramadhan ini, apa aja ya yang sudah kita lakukan??
  • Menahan hawa nafsu dan kawan-kawannya
  • Meminta ampunan kepada Allah
  • Berlomba-lomba dalam beribadah
  • Iktikaf di masjid
  • Puasa, tarawih, dan tadarus secara istiqomah
  • dan masih banyak lagi deh :D

Yaa... Ramadhan, kalo aku ibaratin ya, ini obral pahala gede-gedean.. hehe
Gimana nggak?? Tidur aja nih bisa dapet pahala. Apalagi kalo kita berbondong-bondong ke masjid buat iktikaf, tadarus setiap hari dan rajin bantu Ibu buat nyiapin buka puasa.. hehehe
Nah.. dengan aktifitas baik sebanyak itu, pahala yang kita dapat Insyaallah juga akan banyak. Belun tentu kan tahun depan kita akan bertemu dengan bulan Ramadhan lagi?? :(
Maka dari itu, anggap aja ini Ramadhan terakhir, jadi kita kan pasti rajin beribadah kalo menganggap ini Ramadhan terakhir.

Tetap semangat ya... :)
Idul Fitri hampir tiba. Kita harus tetap istiqomah dalam menjalankan semuanya. Insyaallah.. Amin..

(S)_asa*#ramadhan17

Saturday, August 4, 2012

Mengapa Aku Ingin Berwirausaha??

Wirausaha, mungkin beberapa orang sedikit memandang rendah pekerjaan ini. Dibanding dengan PNS, pekerjaan yang mengarah pada mengadu nasib dengan skill dan sedikit keberuntungan ini sedikit dianggap remeh. Tapi aku menyukainya. Tahukah mengapa??


Idolaku adalah seorang wirausahawan tersukses yang pernah ada di bumi Allah ini. Dia sangat pandai mengelola bisnisnya hingga mampu GO INTERNASIONAL. Dia pandai memilih partner kerja yang jujur dan amanah. Dia mampu memanage waktu antara bisnisnya, mendidik anak-anaknya dan mengabdi pada masyarakat. Dia perempuan terhebat yang pernah ada. Dia perempuan yang tangguh, sangat tangguh bahkan. Dia.. sempurna sebagai seorang wirausaha, seorang istri dan seorang ibu. Dia perempuan terhormat yang cerdas. Dialah Khadijah binti Khuwailid.


Aku ingin menjadi sepertinya. Meski tidak akan bisa sesempurna itu, setidaknya aku sudah berusaha. memilih jalan ini, wirausaha, pasti akan sulit, itu pasti. Pada langkah awal seperti ini saja sudah banyak kendala yang dihadapi. Dan semuanya hampir membuatku putus asa. Kalau saja tidak ada niat yang benar-benar kuat, mungkin aku sudah tumbang. Cemoohan, ejekan, pandangan miring, semuanya selalu mengiringi langkahku. Tapi aku tak akan goyah. Selangkah demi selangkah, hari demi hari aku akan tetap bertahan dan maju untuk mewujudkan mimpi sederhana ini. Aku tidak ingin bermimpi menjadi orang kaya, terkenal dan tenar. Aku hanya bermimpi menjadi seorang pemilik toko roti yang tetap berpegang teguh pada Allah dan Rasulnya. Sederhana bukan?? Tapi yang harus kalian tahu, tidak mudah untuk mencapainya, apalagi untuk orang pinggiran sepertiku. Just keep praying, keep struggling, and Allah will bless your dream :)





"Hari ini kalian boleh memandang rendah aku...
tapi suatu hari nanti Insyaallah kalian akan 
memandangku dengan tatapan kagum.. "

(S)_asa*#dalamkalut

Saturday, June 16, 2012

Pedang Paling Tajam di Dunia

Pedang paling tajam di dunia?? Pedang apa ya?? Lalu, siapakah pembuatnya??
Apakah pedang milik Syaidina Ali yang terkenal itu?? Bukan, bukan itu jawabannya. Bukan itu yang akan saya bahas kali ini.

Beberapa menit yang lalu, hati saya sedikit sakit dengan perkataan seorang teman yang walaupun tidak kasar tapi bermaksud menghina. Yang jadi bahasan kali ini, bukan si teman saya ini, tapi tentang menjaga lisan, lebih tepatnya bahaya lisan.

Yah, pencipta pedang paling tajam di dunia itu tidak lain dan tidak bukan adalah Allah SWT. Lidah, atau juga kita sebut dengan lisan. Lisan seseorang memang mampu membuat orang lain bahagia karena tutur kata yang lembut dan sopan. Akan tetapi, tak jarang pula orang lain merasa sakit hati, dihina, diremehkan, bahkan marah karena lisan seseorang juga.

Saya pernah mendengar seorang guru berkata seperti ini, "Luka fisik mungkin bisa hilang karena diobati, tapi kalau luka karena sakit hati, akan membekas selama-lamanya." Oleh karena itu sahabat, pandai-pandailah menjaga lisan. Berpikirlah dua kali sebelum berucap agar tidak sampai ada hati yang tersakiti. Hubungan dengan manusia itu juga penting. Ingat, Allah tidak akan memaafkan seseorang yang berbuat salah kepada orang lain sebelum dia meminta maaf.


Biasanya, seseorang sering kelepasan bicara saat bercanda. Jika sudah bercanda, seseorang bisa lupa yang ini perkataan yang menyinggung dan yang ini bukan. Nah,maka dari itu, kita harus benar-benar pandai menjaga lisan. Dalam kondisi dan situasi apapun. Jika tanpa sadar telah menyinggung dan menyakiti orang lain, cepat-cepatlah beristighfar dan minta maaf.

Mungkin sebagian dari anda berpikir bahwa bahasan ini sudah umum. Tapi, semoga bermanfaat :)

Allah hu a'lam bi syawab...

(S)_asa*when.I'm.sick


Friday, June 15, 2012

Jatuh?? Ayo Bangkit !!!

Kita hidup di dunia ini untuk menjalani ujian. Untuk apa?? Untuk menemui kebahagiaan yang abadi di Surga nanti. Untuk bertemu dengan Rabb kita. Selama hidup di dunia ini, kita pasti mengalami berbagai macam hal. Senang, bangga, terharu, terpuruk atau jatuh, dihina, menghina, terkenal bahkan dikucilkan.

Kalau saya mengibaratkan, hidup ini seperti roda sepeda orange yang saya kayuh setiap pagi ke sekolah. Kadang kita di atas, kadang di bawah. Selalu berputar-putar. Kadang kita senang tapi kadang sedih. Kadang kita dipuja dan dipuji tabi karena suatu hal tiba-tiba saja kita jadi dihina dan dikucilkan. Kadang kita terbang diatas kebahagiaan tapi tiba-tiba kita jatuh terpuruk. Lalu, apa yang yang akan kita lakukan ketika kita jatuh? Jawabannya hanya 1, bankitlah!!!

Setiap manusia pasti pernah jatuh. PASTI. Dan seperti yang kita tahu, jatuh itu pasti sakit. Tapi tinggal bagaimana cara kita menyikapinya saja. Akan terasa sangat sakit jika kita teru berlarut-larut dalam keterpurukan. Tapi kejatuhan, akan mendewasakan kita, jika kita menyikapinya dengan bijak. Sedih? bolehlah, tapi 1 hari saja. Besok, kita sudah harus mencari cara, jalan dan solusi untuk masalah yang telah membuat kita jatuh. Sulit?? Memang. Berjuang ke arah kebaikan kan memang sulit. Tapi kita harus meneguhkan hati kita, membulatkat tekat untuk bangkit. Jangan takut gagal. Kegagalan dalam keterpurukan?? itu mungkin terjadi. Tapi kalau kita sudah berikhtiar dengan usaha dan doa serta keikhlasan dan kesabaran dalam menerima cobaan dari Allah SWT, Insyaallah we'll find the way.

Allah akan menolong hamba-hamba.NYA yang senantiasa berada di jalan kebajikan. Semoga kita menjadi salah satu diantaranya.. Amin...

(S)_asa*dalam.keterpurukan

Thursday, June 14, 2012

Cantiq :)

Semua orang yang mendengar kata di atas pasti punya argumen masing-masing. Cantik itu modis, cantik itu sexy, cantik itu pakai make up ber-merk terkenal. Tapi, apa iya...?????
Let's watch this one :)



















Lihat dua gambar di atas (maaf bukan gambar asli, takut ada yang protes ntar. Hehehe :D )
Dua-duanya cantik bukan?? Tapi, walaupun baru lihat pasti udah tau bedanya. Yap, yang kiri bisa beli kain, yang kanan nggak bisa beli kain, jadi kekurangan. Ups, salah ya @_@ Heeehee, bercanda kok. Perbedaannya adalah, yang satu berhijab dan yang satunya lagi tidak. As a moslem, kita pasti bisa menilai mana yang pantas buat ditiru.

Sobat Akhwat, kita tahu semua perempuan di dunia ini pasti mau dibilang cantik. Hayo.. siapa yang nggak mau harap angkat tangan :D
Tapi apa sih cantik itu sebenernya?? Apa harus modis dan mempertontonkan aurat? Apa harus menor kayak dakocan?? Nggak banet deh..
Cantik itu hati yang bersih. Inner beauty itu penting. Jauh lebih penting dari outer beauty. Ingat, tampang anggun tapi kalau hatinya sebusuk bangkai, NGGAK ada GUNAnya.

Sebagai hamba Allah SWT kita harus senantiasa menjaga hati. Hati yang bersih itu kunci utama menjadi akhwat yang cantik. Setelah itu kita harus bisa menjaga aurat. Caranya dengan memakai Jilbab atau Hijab. Jilbab yang benar adalah Jilbab yang menutupi dada ataupun sampai perut. Allah SWT telah berfirman tentang hal itu dalam surat AL- Ahzab (ayat berapa ya? aduh lupa, ntar aq cek lagi deh. hehe maaf ya :D )
Jangan karena ikut-ikutan mode, kita pakai Jilbab yang awut-awutan. Cantik sih, tapi itu menurut manusia, kalo menurut Allah...????

Muslimah yang cantik itu, muslimah yang senantiasa menjadikan dzikir sebagai penghias bibirnya. Menjaga pandangan agar matanya selalu terlihat indah. Menjadikan air wudlu sebagai penghias wajahnya. Dan hijab sebagai pelindung perhiasan indahnya.

Ingat sobat, outer beauty emang penting, tapi itu cukup dengan terlihat rapi dan bersih. Tenang aja, dengan bersikap baik, berdzikir, menjaga aurat, dan amal baik lainnya. InsyaAllah kita akan terlihat anggun dan cantik dengan sendirinya. Coba deh.. :)

Allah hu a'lam bi syawab..

(S)_asa*sore.yg.indah..

Monday, May 14, 2012

Let's Make Our Dreams Come True... :)

Semua umat di dunia ini pasti mempunyai mimpi. Menurut banyak orang, hidup tanpa mimpi itu ibarat berlayar tanpa tujuan, itu artinya sia-sia saja. Let's go with the flow. Kalau menurutku itu kata-kata yang NGGAK BANGET!!! Tau kenapa? Semboyan itu hanya untuk mereka yang tidak punya pendirian, hanya ikut-ikutan dan tidak punya prinsip hidup. Mau dibilang tidak punya prinsip?? Tentu tidak kan?? Nah maka dari itu mulailah berbenah diri untuk merangkai sebuah mimpi yang mampu membuat diri kita semangat dan berbuat yang positif :)

Yang paling penting jangan merasa minder. Seeorang pernah berkata di depanku beberapa hari lalu, "di balik 1 kekurangan itu ada 5 kelebihan" So, kita nggak boleh banget untuk minder, (ups, ribet banget ya kata-kaku :o). Yang perlu kita lakuin sekarang, bagaimana membuat diri kita amazing., terutama di hadapan Allah SWT :)
Jangan lupa berdoa juga, itu salah satu kunci terpenting untuk meraih mimpi. Pada intinya setiap orang itu berhak bermimpi kok, kan mimpi itu gratis :D

Ayo!!!!! kita berlomba-lomba dalam kebaikan untuk meraih sebuah mimpa yang syar'i dan mulia.......



(S)_asa*at.my.mind

Saturday, March 24, 2012

Sebab Utama Khadijah Binti Khuwailid Dijamin Masuk Surga

@ Wanita pertama yang beriman kepada Allah SWT dan membenarkan ajaran  yang dibawa oleh Nabi
     Muhammad SAW.

@ Wanita suci dan mulia yang terjaga dari kebiasaan buruk masyarakat jahiliyah.

@ Wanita kaya raya yang pemurah dan peduli pada kaum dhuafa.

@ Istri Rasulullah SAW yang melindungi Beliau dari siksaan kafir Quraisy.

@ Wanita yang rela mengorbankan harta, jiwa, dan raganya demi tegaknya Allah SWT.|

(S)_asa/ternyata.wanita.lebih.mudah.masuk.surga

Saturday, February 25, 2012

Untukmu Sahabat..

 


mungkin tidak bagus, tapi tolong resapi liriknya saja ya :)
Just for you:D


(S)-asa*Sebiru Hari ini/Edc.




Wednesday, February 22, 2012

Allah Telah Menetapkannya untukku...


:)
:(
:D
:o
>:(
;)

^_^
(S)_asa*my expression

Monday, February 20, 2012

Di Persimpangan Aku Berdiri



Cukuplah...
kusimpan semua ceritaku yang dulu

Tentangku...
tentang apapun yang membuatku tiada berarti

Di Persimpangan aku berdiri
membisu
harus kuputuskan kemanakah ku melangkah...

Jangan lagi
usikku meski aku tak tau
kemana lagi aku berlari
kejar harapan yang sempat mengelam
biarkanlah
kuhidup dengan nafas yang baru
nafas yang menyimpan kedamaian
di persimpangan
aku berdiri

Cukup Januari kemarin kutinggalkan
kelamku...
tentangku
dan masa lalu yang membuatku tiada berarti. .

(S)_asa*Edc/di Persimpangan aku berdiri

Monday, February 13, 2012

Badai itu Telah Berlalu. .






Terimakasih wahai Allah tempatku bersandar dan tempatku meminta. .
Terimakasih karena telah menguatkan kedua kakiku sehingga aku tetap mampu berlari menuju rahmat-Mu, mendamaikan hatiku sehingga aku tetap mampu bermunajat kepadaMu, dan mendinginkan kepalaku sehingga aku mampu menghadapi semua ini dengan tenang.

Wahai Engkau Maha pendamai hati. Tiada kata yang bisa terucap selain "Alhamdulillah", karena badai itu telah berlalu. Matahari telah bersinar kembali dan hamba-hambaMu telah dapat tersenyum dengan sejuta syukur yang mengiringi :)

(S)_asa/*neverletitgo.

Monday, February 6, 2012

Sumayyah binti Khayyat

Kemarin, tanpa sengaja saya membaca sebuah artikel atau bisa juga disebut dengan kisa. Dan kisah itu sangat menginspirasi. Ini diah kisahnya :)


Dialah Sumayyah binti Khayyat, hamba sahaya dari Abu Hudzaifah bin Mughiroh. Beliau dinikahi oleh Yasir, seorang pendatang yang kemudian menetap di Mekkah sehingga tidak ada kabilah yang dapat membela, menolak dan mencegah kezaliman atas dirinya, karena dia hidup sebatang kara. Posisinya menjadi sulit dibawah naungan aturan yang berlaku pada masa Jahiliyah.
Begitulah Yasir mendapatkan dirinya menyerahkan perlindungannya kepada Bani Makhzum. Beliau hidup dalam kekuasaan Abu Huzaifah. Dia akhirnya dinikahkan dengan budak wanita bernama Sumayyah, tokoh yang kita bicarakan ini. Beliau hidup bersamanya dalam suasana yang tenteram. Tidak berselang lama dari pernikahan tersebut, merekapun dikaruniai dua orang anak, yaitu ‘Ammar dan Ubaidullah
Tatkala ‘Ammar hampir menjelang dewasa dan sempurna sebagai seorang laki-laki beliau mendengar agama baru yang didakwahkan oleh Muhammad bin Abdullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam kepada beliau. Maka berfikirlah ‘Ammar bin Yasir sebagaimana yang difikirkan oleh penduduk Mekkah, sehingga kesungguhan beliau di dalam berfikir dan lurusnya fitrah beliau, menggiringnya untuk memeluk Dienul Islam.
‘Ammar kembali ke rumah dan menemui kedua orang tuanya dalam keadaan merasakan lezatnya iman yang telah terpatri dalam jiwanya.
Beliau menceritakan kejadian yang beliau alami hingga pertemuannya dengan Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam, kemudian menawarkan kepada keduanya untuk mengikuti dakwah yang baru tersebut. Ternyata Yasir dan Sumayyah menyahut dakwah yang penuh berkah tersebut dan bahkan mengumumkan keislamannya sehingga Sumayyah menjadi orang ketujuh yang masuk Islam.
Dari sinilah dimulai sejarah yang agung bagi Sumayyah yang bertepatan dengan permulaan dakwah Islam dan sejak fajar terbit untuk pertama kalinya.
Bani Makhzum mengetahui akan hal itu, karena ‘Ammar dan keluarganya tidak memungkiri bahwa mereka telah masuk Islam bahkan mengumumkan keislamannya dengan kuat sehingga orang-orang kafir menyikapinya dengan menentang dan memusuhi mereka.
Bani Makhzum segera menangkap keluarga Yasir dan menyiksa mereka dengan bermacam-macam siksaan agar mereka keluar dari dien mereka. Mereka memaksa dengan cara menyeret mereka ke padang pasir tatkala cuaca sangat panas dan menyengat. Mereka membuang Sumayyah ke sebuah tempat dan menaburinya dengan pasir yang sangat panas, kemudian meletakkan diatas dadanya sebongkah batu yang berat, akan tetapi tiada terdengar rintihan ataupun ratapan melainkan ucapan Ahad….Ahad…., beliau ulang-ulang kata tersebut sebagaimana yang diucapkan juga oleh Yasir, ‘Ammar dan Bilal.
Suatu ketika Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam menyaksikan keluarga muslim tersebut yang tengah tersiksa secara kejam, maka beliau menengadahkan tangannya ke langit dan berseru :
"Bersabarlah keluarga Yasir karena sesungguhnya tempat kembali kalian adalah surga"
Sumayyah mendengar seruan Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam, maka beliau bertambah tegar dan optimis dengan kewibawaan imannya. Dia mengulang-ulang dengan berani: "Aku bersaksi bahwa engkau adalah Rasulullah dan aku bersaksi bahwa janjimu adalah benar".
Sehingga bagi beliau kematian adalah sesuatu yang sepele dalam rangka memperjuangkan aqidahnya. Di hatinya telah dipenuhi kebesaran Allah ‘Azza wa Jalla, maka dia menganggap kecil setiap siksaan yang dilakukan oleh para Thaghut yang zhalim, yang mana mereka tidak kuasa menggeser keimanan dan keyakinannya sekalipun hanya satu langkah semut.
Sementara Yasir telah mengambil keputusan sebagaimana yang dia lihat dan dia dengar dari istrinya. Sumayyah pun telah mematrikan dalam dirinya untuk bersama-sama dengan suaminya meraih kesuksesan yang telah dijanjikan oleh Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam.
Tatkala para Thaghut telah berputus asa mendengar ucapan yang senantiasa diulang-ulang oleh Sumayyah maka musuh Allah, Abu jahal melampiaskan keberangannya kepada Sumayyah dengan menusukkannya sangkur yang berada dalam genggamannya ke tubuhnya. Maka terbanglah nyawa beliau dari raganya yang beriman dan bersih. Dan beliau adalah wanita pertama yang syahid dalam Islam. Beliau gugur setelah memberikan contoh yang baik dan mulia bagi kita dalam hal keberanian dan keimanan, yang mana beliau telah mengerahkan segala apa yang beliau miliki, dan menganggap remeh kematian dalam rangka memperjuangkan imannya. Beliau telah mengorbankan nyawanya yang mahal dalam rangka meraih keridhaan Rabb-nya. "Dan mendermakan jiwa adalah puncak tertinggi dari kedermawanan".

(S)_asa/sumayyah-binti-khayyat-radhiallaahu-anha

Thursday, January 19, 2012

Mutiara Kata


Cinta tidak perlu didefinisikan, lebih baik dirasakan, kemudian disyukuri.

Dunia adalah komedi bagi mereka yang melakukannya atau tragedi bagi mereka yang merasakannya.
(Horace Walope)

Petaka akibat kesombongan jauh lebih menyakitkan daripada segala jenis penyakit.

Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah yang terbaik untukmu! Dan karena itulah, qalbu seorang pecintaNya lebih besar daripada singgasanaNya.
(Jalaludin Rumi)

Iri dengki adalah bara neraka yang menyala di dada. Bara itu membakar, tapi kita mengiranya sebagai barang berharga.

Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain, tetapi kita bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain.
(Michel De Montaigne)

Sifat pemberani jadi bermakna ketika diimbangi kecerdikan strategi.
Kekuatan otot ksatria sejati seimbang dengan ketajaman otaknya.

Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan, tetapi bagaimana bertanding dengan baik.
(Baron Pierre De Coubertin)

Jalan pintas sering membinasakan, namun masih banyak yang memilihnya hanya karena malas berpeluh keringat di jalan yang mulia.

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Namun, terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.
(Alexander Graham Bell)

Jenius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat. Tidak ada yang dapat mengganti kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu kesiapan.
(Thomas A. Edison)

Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, tetapi informasi di tangan orang banyak.
(John Naisbitt)

Saat menghadapi kesulitan, beberapa orang tumbuh sayap, sedang yang lainnya mencari tongkat penyangga.
(Harold W. Ruoff)

Kegagalan biasanya merupakan langkah awal menuju sukses, tetapi sukses itu sendiri sesungguhnya baru merupakan jalan tak berketentuan menuju puncak sukses.
(Lambert Deffries)
(S)_asa* dari berbagai sumber.

Motivasi untukku sendiri..


Jangan takut! Allah yang menguatkanmu.
Allah yang menuntunmu.
Jangan hiraukan mereka. Meski hati telah hancur, raga telah rapuh, tetaplah bertahan!
Bukankah perempuan yang sesungguhnya iu adalah perempuan yang tetap tertawa sebenarnya ia sakit?
Tetap tersenyum meski sebenarnya berat?
Aku yakin kamu pasti bisa!
Jadilah perempuan yang tangguh.
Yang selalu menjunjung tinggi martabatnya.
Membela kehomatannya dan mengasihi sesamanya.
Tetaplah berdiri tegar.
Seperti matahari yang tiada berhenti menyinari bumi. .

(S)_asa

Monday, January 2, 2012

Cinta Sang Anak Petani

"Aku ingin seperti semut merah yang mampu membangun sarang yang dalam dan nyaman. Menjadi semut merah yang pantang menyerah dalam melakukan papun. Karena menyerah berarti kalah. aku akan terus berjuang merangkai mimpi yang sempat terlupakan."

    Kita berasal dari strata yang berbeda. Aku hanya anak seorang petani, sedang kau anak seorang pegusaha kaya dan terhormat. Sejak awal sudah kukatakan,
    "Maaf, aku tidak mengenal kata 'pacaran', aku hanya ingin mengenal 1 cinta, yaitu dari suamiku kelak."
    "Aku tidak memintamu menjadi pacarku, tapi akumemintamu untuk menjadi pendamping hidupku, untuk yang pertama dan terakhir. Tapi orang tuaku meminta kita untuk bertunangan terlebih dulu."
Anganku dibuat melayang dan terbuai oleh kata-katanya. Entah apa yang ada di pikiranku saat itu, sehingga aku meng-iyakan kata-katanya. Bagiku dia adalah laki-laki yang baik, dia adalah seseorang yang sepertinya yidak akan menyakitiku.
    Pertunangan telah terjadi. Dia tetap mengisi hari-hariku. Saling memotivasi dan memberi semangat. Sampai akhirnya di akhir semester, dia yang awalnya hanya mahasiswa biasa-biasa saja dapat meraih IP yang memuaskan, akun turut bersyukur. Semua ini tidak terlepas dari usaha kami selama ini.
    5 bulan pertunangan kami, tiba-tiba sifatnya berubah. Tidak ada lagi perhatian, tidak ada lagi kata-kata indah hanya untuk sekedar menyemangatiku menyambut pagi. Entah apa salahku. Apa karena dia telah menjadi mahasiswa yang pandai sehingga tidak membutuhkan bantuanku lagi? Ah, aku tidak boleh bersu'udzon. Hingga suatu hari, dia membatalkan pertunangan kami begitu saja. Wahai Allah yang maha membolak-balik hati, di telah menyakitiku. Dia telah menerbangkanku ke tempat yang tinggi kemudian menjatuhkanku begitu saja.
   Aku sadar, aku bukan siapa-siapa. Aku hanya anak seorang petani yang dapat masuk universitas favorit karena beasiswa. Aku tidak ada apa-apanya jika harus dibandingkan dengannya. Mungkin memang lebih baik seperti ini. Aku pasti bisa berjalan sendiri. Aku yakin itu!

aku tahu, senumnya, sedihnya, dan tawanya bukan lagi untukku, bukan lagi karenaku..
Entah apa khilafku hingga membuatnya menjadi demikian..
Tapi sampai saat ini, senyumki, sedihku, dan tawaku masih tetap untuknya, masi karenanya..
Entah apa yang membuatku bertahan hingga hari ini..

Ternyata aku memang hanya pelarian :')
/(S)_asa* dikutip dari red book