Ada laki-laki yang beranggapan bahwa dirinya harus mapan dulu baru menikah.
Padahal sebagian perempuan ingin menemani laki-lakinya dari bawah, sejak dia bukan siapa-siapa.
Ini hanya opini ya, berdasarkan dari cerita banyak teman ketika ditanya laki-laki seperti apa yang ingin mereka nikahi.
Ada satu pendapat seorang teman yang langsung saya suka dan setuju.
"Kalau kita menikah denga laki-laki yang masih start up , kita akan lebih siap ketika nanti di tengah perjalanan rumah tangga ada jatuhnya. Ya namanya manusia, namanya hidup, tidak selalu di atas, pasti ada saatnya kita akan di bawah. Nah kalau awalnya kita sudah pernah 'susah', ketika nanti fase 'di bawah' itu datang, kita akan lebih siap dibandingkan dengan yang sejak awal menikah sudah mapan, apa-apa sudah ada"
Saya mengamati kata-kata teman itu, dan berpikir benar juga ya.
Well, karena mungkin saya belum mengalaminya, saya hanya bisa mengatakan 'mungkin' memang baiknya begitu. Tapi terlepas dari mapan atau tidak, ada hal yang lebih penting dari hal itu kan? Dan tanpa saya katakan apa itu, pasti banyak orang sudah tau :)
.
.
.
.
.
.
.
"Tidak harus mapan dulu, kamu hanya perlu menemukan perempuan seperti itu."
No comments:
Post a Comment